
Usianya memang masih 23 tahun.Namun, perusahaannya sudah ditawar Yahoo! seharga USD1 miliar (Rp9 triliun). Apa kiat sukses usahanya?
SEKILAS pemuda murah senyum ini tak jauh beda dengan kebanyakan pemuda lain seusianya. Dia hobi bermain gitar, bermain video game,mendengarkan musik, dan bernyanyi. Namun, ide cemerlang yang ada di kepalanya membuat pemuda kelahiran 14 Mei 1984 ini lain dari yang lain. Betapa tidak, di usianya yang masih belia, dia telah menorehkan prestasi yang cukup membanggakan.
Belum lama ini Yahoo dikabarkan telah menawar perusahaannya, Facebook. com,seharga USD1 miliar.Ini adalah tawaran terbesar yang pernah diterima Zuckerberg. Sebelumnya, Facebook. com juga pernah ditawar USD750 juta oleh Viacom. Namun, Zuckerberg menolak mentah-mentah dua tawaran itu. Dia memilih terus menjadi CEO Facebook.com sembari terus mengembangkannya. Dalam wawancara khusus dengan TIME awal pekan lalu, Zuckerberg mengaku sejak awal tidak tertarik dengan tawaran itu. Dia mengatakan uang bukanlah tujuan utama Facebook. com.
Situs itu, kata Zuckerberg, tidak hanya digunakan untuk mendulang uang, tapi juga membantu penduduk bumi berkomunikasi secara terbuka via internet. ”Kami tidak fokus pada hasil akhir (uang).Tapi, kami ingin terus berkembang. Itulah sebabnya kami menolak tawaran itu. Kami ingin Facebook.com maju dan berkembang sesuai dengan idealisme kami.Kami yakin keputusan kami sangat tepat,”papar Zuckerberg. Facebook.com adalah perusahaan berbasis teknologi informasi dalam bentuk situs, yakni www.facebook.com. Seperti halnya Friendster ataupun MySpace, Facebook.com menjadi media komunikasi tanpa batas bagi para pengunjungnya.
Hanya saja, Facebook dilengkapi sejumlah fasilitas unik yang tidak dimiliki situs sejenis lain. Beberapa fasilitas itu adalah jaringan internal yang dapat digunakan para penggunanya untuk saling bertukar foto, video, MP3, atau material lainnya. Selain itu, situs ini juga memungkinkan para pengunjungnya menjelajah semua folder di komputer milik pengguna lain yang sedang online.Tentu semua itu harus dilakukan melalui izin si empunya folder. Dengan fasilitas ini, Facebook. com digandrungi banyak pengguna internet.Tak kurang dari 150 ribu penggunjung baru log in di situs ini. Sampai hari ini, Facebook. com mengaku telah mempunyai pengunjung tetap lebih dari 30 juta setiap harinya. Inilah yang membuat sejumlah perusahaan dunia maya seperti Yahoo dan Viacom tertarik untuk mengakuisisinya.
Namun, siapa sangka keberhasilan Zuckerberg menciptakan Facebook bermula dari hobi isengnya mengutak-atik program komputer. Zuckerberg mengaku mulai kenal ilmu pemrograman komputer pada saat usainya baru delapan tahun.Dengan sebuah komputer yang dibelikan ayahnya, pria berambut keriting ini mencoba membuat berbagai program dari yang paling sederhana hingga yang paling rumit. Saat duduk di bangku kuliah, Zuckerberg yang terdaftar sebagai siswa Harvard University, tertarik membuat situs khusus sebagai sarana komunikasi bagi warga Harvard.Pada awal 2003,bersama temannya Adam D’Angelo, Zuckerberg membuat situs yang diberi nama Coursematch.
Dengan situs ini, semua mahasiswa Harvard dapat melihat semua data tentang siapa saja yang belajar di universitas tersebut. Awalnya, Zuckerberg mempromosikan situsnya dari mulut ke mulut. Guna membuat pengunjung Coursematchtertarik,Zuckerberg mencantumkan sejumlah lagu yang dapat di-download secara gratis. Dengan strategi ini, banyak mahasiswa Harvard yang keranjingan mengunjungi Coursematch. Banyak mahasiswa yang meminta Zuckerberg mengembangkan situs ini dengan fasilitas lain yang lebih menarik. Akhir 2003, Coursematch berganti nama dengan Facemash.com.
Situs ini memungkinkan semua mahasiswa Harvard saling kenal dan berkomunikasi secara online.Tidak hanya itu, agar lebih menarik,Facemash. com, dilengkap dengan data semua mahasiswa dan alumni Harvard. Zuckerberg mengambil data itu dengan cara membajak database milik universitas.Tak ayal kenekatan ini membuat Zuckerberg diperkarakan oleh pihak rektorat. Zuckerberg dianggap mencuri file universitas untuk keperluan bisnis. Di luar dugaan, kasus ini justru membuat Facemash.com semakin dikenal publik Harvard.Hampir semua mahasiswa dan alumni penasaran mengunjunginya. Hal ini dimanfaatkan Zuckerberg dengan merilis produk baru, yakni Facebook. com pada 2004.
Dibantu beberapa rekannya, yakni Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes,Zuckerberg berhasil menyempurnakan situs sosialnya itu dengan tampilan dan fasilitas yang lebih lengkap. Jadilah Facebook. com berubah menjadi salah satu situs wajib bagi mahasiswa AS. Pengunjung Facebook.com yang sebagian besar adalah warga kampus menjadikan situs ini dapat berkembang lebih cepat. Ide-ide baru disampaikan para pengunjung kepada pengelola situs melalui kotak saran. Dari sini Zuckerberg membuat program-program baru yang lebih menarik.
Dari sekadar saling berkomunikasi,Facebook.com berubah menjadi situs sosial yang mampu menjadi pusat bertemunya para pengunjung internet. ”Filosofi yang kami pakai sangat sederhana. Kami tidak ingin membentuk komunitas tertentu karena hal itu justru membatasi para pengunjung. Semua pengunjung dipersilakan melakukan komunikasi tentang apa saja dan siapa saja. Mereka juga bisa berbagai tentang apa saja secara online,”jelas pemuda kelahiran Dobbs Ferry, Westchester County,New York ini. Jumlah pengunjung Facebook. com yang terus membeludak membuat berbagai perusahaan tertarik untuk melakukan kerja sama.
Dari sinilah uang jutaan dolar mengalir ke kantor Zuckerberg. Perlahan namun pasti, Zuckerberg berubah menjadi miliuner muda. Lantaran ingin fokus mengembangkan Facebook.com, pertengahan 2005, Zuckerberg memutuskan mengundurkan diri dari kampus.Sejak itu dia tak lagi sekolah dan mendedikasikan hidupnya hanya untuk Facebook.com. ”Saya sudah menemukan jalan hidup saya.Apa yang saya inginkan sudah ada di tangan saya.Saya tidak ingin punya ijazah kemudian bekerja (di perusahaan).Menurut saya, pekerjaan hanyalah untuk orang-orang yang lemah,” paparnya saat diwawancarai Current Magazine.
Kini, situs monumental itu tengah didera masalah. Sejumlah rekan Zuckerberg, yakni Divya Narendra, Cameron Winklevoss, dan Tyler Winklevosss mengklaim Facebook.com adalah ide mereka. Zuckerberg dianggap mencuri hasil karya orang lain. Dituduh berbuat curang, pria berdarah Yahudi itu bergeming. Dia tetap menganggap situsnya adalah murni hasil karyanya. Kini, kasus ini masih dalam penyelidikan otoritas hukum Massachusetts.
Bagaimana Zuckerberg menghadapi persaingan bisnis meski usianya baru 23 tahun? Menjawab pertanyaan ini dia menjawab,”Kita akan mempunyai energi yang sangat kuat jika kita mencintai apa yang kita lakukan.Inilah yang membuat saya tidak pernah bosan dan selalu bisa melakukan yang terbaik,” jelasnya saat diwawancarai khusus oleh TIME di markas Facebook di Palo Alto,California. Uniknya, meski berhasil membuka jalur komunikasi tanpa batas, Zuckerberg menggelengkan kepala ketika ditanya apakah dirinya telah mempunyai pacar. Dia justru mengatakan sangat bahagia karena dapat membantu jutaan orang mendapatkan jodoh dari situs yang dibuatnya.” Setidaknya saya berhasil membuat mereka (pengunjung Facebook. com) mendapatkan pasangan hidup,”katanya tersenyum. (berbagai sumber/imam gem sufaat/Koran Sindo)

0 comments:
Post a Comment